Invalid Date
Dilihat 234 kali
Dalam upaya memutus penyebran virus Covid-19, Jajaran Polsek Baraka Polres Enrekang konsentrasi penuh dalam pembentukan kampung tangguh (Balla Ewako) Desa Banti. Hal itu disampaikan Kapolsek Baraka AKP Saparuddin S dalam kesempatan Pembentukan Struktur Kampung Tangguh (Balla Ewako).
“Kami berharap dengan terbentuknya Kampung Tangguh (Balla Ewako) di masing-masing wilayah jajaran Polsek Baraka KhususNya Desa Banti bukan hanya secara simbolis saja tanpa ada kegiatan yang nyata, namun harus diaplikasikasikan dalam kehidupan di masyarakat yang nantinya akan benar-benar dapat memutus penyebaran Covid 19,” kata Kapolsek Baraka, Rabu (12/08/2020). Dijelaskan AKP Saparuddin S, pihaknya juga mengimbau kepada s dalam melaksanakan tugas harus tetap secara humanis dan tidak sampai terjadi kontra produktif yang akan mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Di samping itu, aparat Desa harus mampu mengedukasi, mensosialisasi, dan memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan, termasuk setiap personil Kepolisian sendiri terlebih para Bhabinkamtibmas semuanya menggunakan masker. “Jadi kami imbau seluruh Aparatur Desa Banti dan Bhabinkamtibmas Polsek Baraka Polres Enrekang untuk tidak kendor dalam menjalankan tugas pencegahan Covid-19, terutama di kampung tangguh (Balla Ewako)” ucap Kapolse Baraka.
Sebelumnya Kepala Desa Banti, Aco meresmikan sejumlah Kampung Tangguh Di Desa Banti Kecamatan Baraka. Hal itu sebagai upaya untuk menekan penyebaran COVID-19 dimotori Polsek Baraka Dan pemerintah Desa Banti. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Banti mengharapkan Kampung Tangguh (Balla Ewako) tidak hanya sebatas seremonial, tapi pelaksanaannya harus nyata dan maksimal.
“Tujuan kita dengan Kampung Tangguh Semeru ini adalah menekan penyebaran COVID-19. Makanya jangan berhenti di seremonial saja, namun semua protokol kesehatan yang telah kita sepakati harus benar-benar dipatuh dan dijalankan oleh semua warga,” kata Kepala Desa Banti.
“Kampung Tangguh sendiri merupakan program dimana masyarakat bisa gotong royong dan mandiri dalam menghadapi COVID-19,” ucap Kepala Desa Banti Di mana hal penting pertama adalah masyarakatnya sendiri telah mendukung penuh program tersebut. Selanjutnya kesiapan pemerintah desa bersama stakeholder, baik itu persiapan ruang isolasi, tenaga medis, protap maupun SOP penanganan pasien COVID-19 hingga pemulasaran jenazah COVID-19. Tidak hanya itu, Kampung Tangguh (Balla Ewako) juga harus memiliki lumbung pangan sendiri untuk menghidupi warganya.
Bagikan:
Desa Banti
Kecamatan Baraka
Kabupaten Enrekang
Provinsi Sulawesi Selatan
© 2025 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini